Aktivitas Hobi yang Diam-Diam Mempercepat Keausan Part Mobil

icon 12 January 2026
icon Admin

Punya hobi yang melibatkan banyak aktivitas luar ruang seperti off-road memang menyenangkan. Tapi ada satu konsekuensi yang kadang luput dari perhatian. Pola penggunaan seperti ini bisa membuat part mobil aus lebih cepat dibanding pemakaian biasa.

Bukan berarti Anda harus berhenti berpetualang, hanya saja perlu paham bagian mana yang paling rentan dan kebiasaan apa yang diam-diam mempercepat keausan.

Mobil pada dasarnya dirancang untuk bekerja stabil dalam kondisi normal. Ketika sering dipakai membawa muatan berat hingga melewati jalan ekstrem, tanpa jeda perawatan, komponen tertentu akan bekerja lebih keras. Ini pada akhirnya menurunkan performa.

Part Mobil Aus Gara-Gara Aktivitas Ini

Ada beberapa kegiatan yang membuat komponen mobil jadi cepat aus, Antara lain:

  • Road Trip Jarak Jauh dan Kebiasaan “Gas Terus”

Banyak orang menikmati perjalanan jauh dengan ritme cepat. Misalnya melaju panjang di tol, gas ditekan buat ngebut, lalu sering mengerem mendadak saat kondisi jalan berubah. 

Kebiasaan ini mempercepat keausan pada ban, kampas rem, serta sistem pendingin mesin. Rem yang dipakai berulang dalam perjalanan panjang bisa cepat menipis.

Sementara ban lebih cepat aus jika tekanan tidak ideal atau beban mobil meningkat karena barang bawaan.

  • Camping dan Membawa Beban Ekstra

Hobi camping identik dengan membawa perlengkapan besar. Misalnya membawa tenda, kursi lipat, kotak makanan, galon air, hingga peralatan masak. Berat tambahan ini memaksa suspensi dan kaki-kaki bekerja ekstra. 

Dalam jangka panjang, shock absorber, bushing, ball joint, hingga per bisa mengalami penurunan performa lebih cepat. 

Mobil juga cenderung lebih “mendekuk” saat melewati polisi tidur atau jalan bergelombang, tanda beban sedang tidak ramah bagi sistem suspensi.

  • Gowes dan Kebiasaan Bongkar-Pasang Sepeda

Buat pecinta sepeda, mobil sering jadi “angkutan logistik” utama. Entah dengan rak sepeda di atas, di belakang, atau memasukkan sepeda ke bagasi, aktivitas ini punya dampak kecil dan membuat part mobil aus.

Pintu bagasi sering dibuka-tutup dengan beban, karet pintu dan engsel lebih cepat longgar, dan rel kursi bisa cepat seret karena sering digeser untuk memberi ruang. 

Debu atau pasir dari sepeda juga bisa mengotori kabin dan mempercepat penyumbatan filter AC.

  • Memancing atau Aktivitas Pantai

Hobi memancing, apalagi di area pantai atau laut, sering membawa ancaman yang tidak terlihat. Apa itu? garam! Partikel garam dapat menempel pada bagian bawah mobil, velg, dan komponen logam, lalu mempercepat korosi. 

Jika mobil jarang dicuci setelah aktivitas ini, risiko karat pada knalpot, baut-baut, dan bagian kolong meningkat. Dalam jangka panjang, korosi bisa memengaruhi kekuatan komponen dan membuat part mobil aus lebih cepat dari seharusnya.

  • Off-road Ringan dan Jalan Rusak yang Dianggap “Biasa”

Banyak orang tidak sadar bahwa melewati jalan rusak secara rutin, meski bukan off-road ekstrem, dapat mempercepat keausan kaki-kaki. Getaran konstan membuat komponen suspensi dan steering lebih cepat longgar. 

Jika mobil mulai mengeluarkan bunyi “gluduk” atau setir terasa kurang presisi, itu sinyal awal yang sebaiknya tidak diabaikan.

Cara Mencegah Keausan Tanpa Mengorbankan Hobi

Kuncinya bukan membatasi aktivitas, melainkan mengimbangi dengan perawatan sederhana, sebagai berikut:

  • Cek tekanan ban sebelum perjalanan jauh.

  • Jangan menunggu servis sampai terasa bermasalah.

  • Bilas kolong mobil setelah aktivitas pantai atau hujan deras.

  • Periksa rem dan suspensi secara berkala jika sering bawa beban.

  • Bersihkan kabin dan ganti filter AC sesuai jadwal.

Aktivitas hobi memang memberi energi baru, tapi pola penggunaan tertentu bisa membuat komponen kendaraan bekerja lebih berat dan mempercepat keausan. 

Untuk itu, jangan lupa selalu servis mobil Anda di bengkel Suzuki. Dengan memahami kebiasaan yang membuat part mobil aus lebih cepat dan cara merawatnya, Anda bisa menjaga mobil tetap nyaman, aman, dan andal.