Membiarkan Mobil Kotor Terlalu Lama, Awal Munculnya Karat
Merawat mobil berarti juga memperhatikan kebersihannya secara keseluruhan. Membersihkan mobil kotor harus menjadi agenda rutin Anda.
Perawatan tersebut diperlukan agar mobil bisa terbebas dari kotoran yang menempel. Lalu apa yang terjadi jika mobil kotor dibiarkan terlalu lama dan tidak segera dibersihkan?
Dampak Membiarkan Mobil Kotor Terlalu Lama
Menunda membersihkan mobil kotor karena sibuk menjadi salah satu alasan umum. Namun sebaiknya jangan diulangi karena sangat berdampak pada mobil Anda. Berikut beberapa dampak yang dimaksud?
-
Cat Mobil Mengalami Kerusakan
Dampak pertama dari membiarkan mobil kotor adalah terjadi kerusakan pada cat. Kondisi ini bisa terjadi karena kotoran, terutama dari burung mengandung zat asam yang bisa merusak lapisan cat mobil jika Anda biarkan terlalu lama.
Debu serta kotoran yang menempel dan tidak segera dibersihkan akan menyebabkan zatnya menembus ke lapisan pelindung cat. Sehingga noda yang muncul pun menjadi permanen. Tentunya ini akan merusak penampilan mobil Anda.
-
Timbulnya Karat pada Mobil Kotor
Mobil yang terus Anda biarkan dalam kondisi kotor, terutama di bagian bawah akan mengalami karat atau korosi lebih cepat.
Kolong mobil dan roda yang terpapar lumpur biasanya lembap. Nah lingkungan tersebut menjadi musuh dari logam. Apalagi jika mobil Anda terpapar air hujan.
Air tersebut sudah tercampur dengan polusi yang bersifat asam. Sehingga bisa memicu oksidasi. Apabila tidak segera Anda bersihkan, maka karat menyebar dan bahkan merusak struktur body mobil.
Ada berbagai dampak yang terjadi jika mobil mengalami karat yakni kerusakan pada sasis dan body mobil, turunnya nilai jual, dan biaya perbaikan yang mahal.
-
Visibilitas Mobil Terpengaruh
Mobil kotor bisa menyebabkan performa lampu menjadi berkurang. Sehingga visibilitas Anda ikut berkurang. Apabila visibilitas Anda berkurang atau terbatas ketika berkendara, maka sangat berbahaya.
Apalagi jika berkendara di cuaca buruk atau malam hari. Maka dari itu Anda harus rutin membersihkan lampu-lampu dan kaca mobil yang sudah kotor. Baik itu kaca depan maupun belakang. Kemudian bagian kaca spion agar visibilitas tetap maksimal.
-
Kenyamanan pada Interior Terganggu
Siapa bilang mobil kotor hanya terlihat dari luar? Interior mobil yang tidak diperhatikan kebersihannya juga sangat mengganggu.
Kotoran dan debu yang masuk ke dalam interior akan menempel di area dashboard, jok, dan karpet mobil. Interior mobil Anda pun terlihat lebih kumuh dan menimbulkan bau tidak enak.
Akhirnya terjadi penyebaran kuman dan bakteri berbahaya, udara di kabin mobil menjadi tidak sehat, dan jok serta karpet Anda menjadi lebih cepat rusak.
Anda bisa membersihkan interior mobil dengan vacuum cleaner atau membawanya ke perawatan profesional.
-
Berisiko Terjadi Masalah pada Sistem Pengereman
Kotoran di bagian bawah mobil yang Anda biarkan bisa memengaruhi sistem pengereman.
Bagaimana bisa? Ini karena bagian kolong mobil sulit dijangkau sehingga kadang pembersihan tidak berjalan secara maksimal. Termasuk pada area sekitar rem.
Kotoran yang menumpuk pun bisa mengganggu performa rem sehingga kurang responsif. Bahkan rem bisa terkunci. Bahayanya jika di situasi darurat, rem bisa saja tidak berfungsi baik dan meningkatkan risiko kecelakaan.
-
Nilai Jual Mobil Menurun
Jika Anda berniat menjual mobil tetapi kondisinya kotor maka jangan berharap mobil tersebut akan laku atau mendapatkan nilai yang tinggi.
Anda harus mengingat bahwa mobil kotor tidak hanya memengaruhi tampilan tetapi juga performanya. Maka dari itu jangan heran jika nilainya turun saat Anda jual.
Kebersihan mobil harus diperhatikan agar tidak memengaruhi tampilan dan performa mobil Anda. Bahkan mobil kotor pun bisa mengancam keselamatan Anda karena bisa memengaruhi sistem rem.
Maka dari itu pastikan Anda membersihkan mobil secara rutin. Dapatkan tips merawat mobil lainnya hanya di http://suzukimobilbatam.co.id.